REPORTASEBEKASI.ID, KOTA BEKASI – Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kota Bekasi akan menggelar Perayaan Paskah tahun 2025 dengan tema yang menguatkan nilai persatuan dan perdamaian. Acara yang bertajuk “Melalui Kematian Tuhan Yesus Kristus Terwujud Persatuan dan Perdamaian” ini mengacu pada ayat Alkitab dari 1 Petrus 3:11. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 24 Mei 2025, bertempat di Pendopo Kaktus – Taman Wiladatika Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat.

Ketua DPD KKK Kota Bekasi, Meidy F. Kaat, S.Pd, menyampaikan undangan terbuka kepada seluruh warga Kawanua yang berdomisili di Kota Bekasi untuk hadir dan mengambil bagian dalam perayaan iman ini. Ia menekankan pentingnya momen Paskah sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama warga Kawanua dalam semangat Kristus yang penuh kasih dan pengorbanan.
“Kami mengundang seluruh warga Kawanua Kota Bekasi untuk bersama-sama merayakan Paskah, mengenang pengorbanan Kristus, dan memperkuat tali persatuan kita sebagai satu keluarga besar,” ujar Meidy F. Kaat, S.Pd. Ia juga berharap acara ini menjadi momentum spiritual dan sosial yang membawa damai sejahtera bagi semua peserta.
Acara ini akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan rangkaian kegiatan rohani dan kebersamaan. Firman Tuhan akan dilayani oleh Pdt. Dr. Tommy Lantang, M.Th., M.Pd.K., C.Ed, yang diharapkan akan memberikan pesan yang menggugah dan menguatkan iman jemaat.
Turut ambil bagian dalam susunan panitia adalah Roosye Ngangi sebagai Ketua Panitia, Rossye Kaemor sebagai Sekretaris Panitia, serta Elke Luntungan, SH., MH., CRA sebagai Sekretaris DPD KKK Kota Bekasi. Keterlibatan para tokoh ini menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan Paskah tahun ini.
Dengan semangat gotong royong dan sukacita, panitia berharap seluruh peserta dapat merasakan kehadiran Tuhan dalam perayaan ini dan mempererat ikatan kekeluargaan antar sesama warga Kawanua. Kegiatan ini juga akan diwarnai dengan nuansa budaya dan kebersamaan yang khas dari masyarakat Minahasa.
Reporter: Ronald
Editor: Ronald
