Semangat Toleransi di Perumahan Harapan Elok Babelan Terus Terjaga, Menjadi Teladan Kerukunan di Kabupaten Bekasi

REPORTASEBEKASI.ID, KAB. BEKASI – Semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Perumahan Harapan Elok, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus tumbuh dan terpelihara dengan baik. Hal tersebut terungkap dalam wawancara yang dilakukan pada Selasa, 9 Juni 2026, di kawasan Harapan Indah 2, Bekasi, bersama tokoh masyarakat Perumahan Harapan Elok, Serius Lase, dan tokoh gereja, Pdt. Dr. J. Yohanes Sihombing, M.Th.

Dalam kesempatan tersebut, Serius Lase menjelaskan bahwa dalam satu hingga dua tahun terakhir suasana toleransi di lingkungan Perumahan Harapan Elok semakin baik. Menurutnya, warga dari berbagai latar belakang agama dapat menjalankan aktivitas ibadah dengan nyaman serta saling menghormati satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari.

“Puji Tuhan, saat ini masyarakat memiliki kebebasan untuk melaksanakan kegiatan ibadah sesuai keyakinan masing-masing. Jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, suasana toleransi yang ada sekarang semakin baik karena warga semakin memahami pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman,” ujar Serius Lase.

Ia menambahkan bahwa kerukunan yang terbangun saat ini bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Diperlukan proses panjang melalui komunikasi yang baik, saling pengertian, serta komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan lingkungan. Kesadaran tersebut kini telah menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat dan menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan.

Salah satu bentuk nyata toleransi yang terlihat adalah kebiasaan warga untuk saling memberikan ucapan selamat pada hari-hari besar keagamaan. Baik melalui media sosial, pesan pribadi, maupun dalam pertemuan langsung, masyarakat menunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati keyakinan sesama warga. Tradisi sederhana tersebut menjadi salah satu perekat hubungan antarwarga yang berbeda latar belakang agama maupun budaya.

Hubungan yang harmonis juga terjalin antara warga, pengurus RT dan RW, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Menurut Serius Lase, komunikasi yang terbuka dan suasana kekeluargaan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan lingkungan yang selama ini telah terbentuk. Berbagai kegiatan kemasyarakatan pun dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya semangat kebersamaan dan gotong royong di antara warga.

Terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan, Serius Lase menegaskan bahwa selama ini masyarakat memberikan ruang dan penghormatan terhadap kegiatan ibadah yang dilakukan oleh warga. Berbagai kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya gangguan maupun keberatan dari lingkungan sekitar. Menurutnya, selama kegiatan dilaksanakan dengan tertib dan tetap memperhatikan kenyamanan bersama, masyarakat selalu memberikan dukungan yang positif.

Semangat toleransi yang kuat di Perumahan Harapan Elok juga tercermin dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan tersebut. Salah satunya adalah penyelenggaraan Ibadah Ucapan Syukur Hari Ulang Tahun Pertama Paguyuban Masyarakat Nias Babelan (PMB) yang berlangsung di Ruang Pos Gamreng Harapan Elok. Acara tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kekeluargaan, dan kebersamaan serta mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kehadiran warga dari beragam latar belakang menunjukkan bahwa nilai toleransi dan persaudaraan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Harapan Elok. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk mempererat hubungan sosial dan membangun lingkungan yang damai serta harmonis.

Meski demikian, Serius Lase mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan kewaspadaan terhadap berbagai informasi atau pengaruh dari luar yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Menurutnya, kerukunan yang telah dibangun harus terus dipelihara agar tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang dapat mengganggu persatuan masyarakat. Karena itu, dialog dan komunikasi yang sehat perlu terus dikembangkan sebagai sarana menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana.

Senada dengan hal tersebut, Pdt. Dr. J. Yohanes Sihombing, M.Th. menegaskan bahwa toleransi merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk. Menurutnya, masyarakat perlu terus mengembangkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun kerja sama demi terciptanya lingkungan yang damai, aman, dan sejahtera.

Ia menilai bahwa semangat toleransi yang selama ini terbangun di Perumahan Harapan Elok merupakan hasil dari kesadaran dan komitmen bersama seluruh warga dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman. Kehidupan yang harmonis tersebut menjadi bukti bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh persaudaraan dan kebangsaan.

“Semangat toleransi yang tercipta di lingkungan Perumahan Harapan Elok bukan hanya karena adanya perbedaan yang dihormati, tetapi juga karena adanya kesadaran bersama untuk menjaga kebersamaan sebagai sesama warga bangsa. Nilai-nilai ini sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keempat pilar tersebut harus terus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat agar kerukunan, persatuan, dan kedamaian dapat terus terpelihara,” ujar Pdt. Yohanes.

Ia menambahkan bahwa keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan anugerah sekaligus kekayaan yang harus dirawat bersama. Oleh karena itu, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

“NKRI adalah harga mati. Karena itu, semangat toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai harus terus diwariskan kepada generasi muda agar Indonesia tetap menjadi bangsa yang kuat, bersatu, dan mampu menjadi teladan dalam kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman,” pungkasnya.

Kedua narasumber berharap nilai-nilai toleransi yang telah tumbuh di Perumahan Harapan Elok dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Dengan semangat kebersamaan, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, Perumahan Harapan Elok di Kecamatan Babelan diharapkan dapat menjadi contoh nyata kerukunan masyarakat serta inspirasi bagi wilayah-wilayah lain di Kabupaten Bekasi maupun Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *